Sabtu, 16 Oktober 2010

INPUT DEVICE

PERALATAN INPUT DALAM KOMPUTER

a. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file
Fungsi tombol – tombol pada keyboard
1. ALT : Berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti F4 misalnya yang berguna untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.
2. CTRL : Akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya.
3. ESC (Escape) : adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
4. Enter : Adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga dapat berarti menyisipkan baris kosong atau baris baru pada proses pemasukan text.
5. TAB : Berarti pindah ke field atau daerah isian atau pilihan berikutnya. Pada saat proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
6. Backspace : Akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
7. Delete : Akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
8. Home : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
9. End : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke akhir baris dimana kursor berada.
10. Page Up : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
11. Page Down : akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.
12. Up : Memindahkan kursor 1 baris ke atas
13. Down : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
14. Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
15. Right : Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
16. Num Lock : Adalah tombol yang memiliki fungsi ganda, yaitu:
a. Num Lock on, fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik aktif.
b. Num Lock off, fungsi tombol navigasi aktif
17. Scrool Lock : Mengaktifkan fungsi scrool pada mouse
18. Caps Lock : Mengetik dengan huruf Kapital ( Huruf Besar )
19. Tombol F1 – F12 : adalah tombol fungsi yang pemanfaatannya disesuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal:
a. F1 = Menjalankan fungso pertolongan yang disediakan pada Word
b. F2 = Memindahkan teks atau objek yang dipilih
c. F3 = Menjalankan perintah AutoText
d. F4 = Mengulangi perintah sebelumnya
e. F5 = Menjalankan perintah Find and Replace atau Goto
f. F6 = Menjalankan Perintah Other Pane
g. F7 = Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks
h. F8 = Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek
i. F9 = Mengupdate Field (Mail Merge)
j. F10 = Mengaktifkan Menu
k. F11 = Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
l. F12 = Mengaktifkan dialog Save As

b. Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface)

c. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.

d. Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

e. Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.

f. Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku

g. Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng-copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar.

h. Mikropon dan Headphone
Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan mikropon, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang kita inginkan pada saat chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound card dan speaker untuk mendengarkan suara

i. Webcam
WebCam adalah Kamera video yang didesain untuk berhubungan dengan PC. Kamera bisa digunakan untuk merekam klip video yang bisa dikirim lewat e-mail atau untuk mentransmisikan gambar secara langsung di Internet untuk keperluan video conferencing.

Kamis, 14 Oktober 2010

Kelebihan dan Kekurangan Software DBMS

1. ORACLE

Kelebihan
• fleksibilitas mengacu pada kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah.
• Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya
• Oracle mempunyai system keamanan yang tinggi
• Kemampuan menyimpan data yang sangat besar
• Memiliki kemampuan untuk mrnyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah-ubah
• Memiliki kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumberdaya.
• Dapat menangani database dalam skala besar
• Mempunyai konsep trigger yang bagus
• Pengaksesan lebih cepat dibandingkan dengan MySQL
• Dapat memproses data yang lumayan besar dengan cepat

Kekurangan
• Implementasi rumit
• Memiliki settingan yang sangat rumit
• Memerlukan biaya yang cukup mahal untuk sebuah database
• Memerlukan memory yang besar

2. MySQL
Kelebihan
• Open Source, pemrosesan data yang cepat
• Dapat berjalan stabil pada berbagai system operasi
• Tidak memerlukan memori yang besar
• Tidak memerlukan biaya saat mengunduh software
• lebih mudah digunakan dan sangat user friendly
• Dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
• Memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana.
• Dapat dikoneksikan pada bahasa C++,C, PERL JAVA, PYTHON.
• Memiliki lebih banyak tipe data.

Kekurangan
• Data yang bertambah ukurannya akan mengalami kelambatan proses, jadi harus ada database management.
• Membutuhkan sumber daya yang sangat tinggi, data yang lumayan besar akan memperlambat proses jadi harus ada backup database yang berkala.

3. Ms. SQL

Kelebihan
• Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang besar.
• Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
• Untuk diterapkan pada pembangunan suatu program aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer client yang pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama platform dengan MS-SQL, misalnya Microsoft Visual Basic.
• Memiliki tingkat pengamanan / security data yang baik.
• Memiliki kemampuan untuk back-up data, rollback data, dan recovery data.
• Memiliki kemampuan untuk membuat database mirroring dan clustering.

Kekurangan
• Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai pasif / standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti halnya pada DMBS Oracle).
• Hanya bisa berjalan pada satu platform system operasi yaitu Microsoft Windows.
• Merupakan software berlisensi dan berharga mahal untuk perusahaan skala kecil dan menengah.

Jumat, 07 Mei 2010

Ujian Nasional


Ujian nasional adalah momok yang menakutkan bagi para siswa. Perjuangan tiga tahun di bangku sekolah harus kandas dan tidak dapat dilanjutkan karena ujian nasional. Berapa banyak siswa yang harus menelan pil kekecewaan mereka karena harapan untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi tidak bisa terwujud dengan segera. Padahal telah banyak yang mereka lakukan untuk bisa bertempur melawan ujian ini. Tapi toh tetap saja harus gugur.

Dan jika ditinjau kembali apakah ujian itu sendiri telah mampu memberikan hasil yang diharapkan? Tidak! Pada kenyataannya hasil dari ujian nasional malah memberikan image yang buruk bagi sekolah, guru bahkan siswa itu sendiri. Sekolah bisa dikatakan buruk dalam sistem pendidikannya, guru bisa dikatakan tidak becus dalam mengajar anak didiknya dan siswa dikatakan bodoh karena tidak lulus ujian.Lantas siapakah yang harus dipersalahkan?
Sekolahnya, gurunya, siswanya, sistem pendidikannya atau ujian nasional itu sendiri?

Jika kita bisa flash back kembali, perkembangan ujian nasional dari tahun ke tahun bukannya meningkat tetapi malah sebaliknya MENURUN. Lalu apakah ujian nasional masih tetap di harapkan dapat memberikan sesuatu yang baik untuk kita semua? Berapa banyak guru yang harus bersedih ketika melihat anak didiknya berderai airmata karena tidak lulus ujian? berapa banyak orang tua yang harus berduka karena buah hatinya tidak bisa mewujudkan impian mereka? dan berapa banyak anak yang harus pupus dan kandas harapannya karena Ujian Nasional. Masih bisakah ujian nasional diadakan sedangkan realitanya ujian nasional tidak bisa memberikan manfaat yang banyak buat semuanya?

Sekarang yang menjadi masalah terbesar yang kita hadapi saat ini adalah adanya Ujian Nasional yang dijadikan acuan untuk mengukur keberhasilan siswa, guru maupun sekolah dalam dunia pendidikan?!

Renungkan dan pikirkanlah!!!!

Sabtu, 01 Mei 2010

Cloud Computing

Teknologi Cloud Computing (sebuah pendekatan)
Ilustrasi Cloud Computing

Ilustrasi Cloud Computing

Cloud computing tidak lama lagi akan menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkan cloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknology yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.

Cloud sudah hadir di depan kita saat ini, namun apa itu cloud ? kemana tujuanya ? dan apa resikonya? dan bagaimana organisasi IT mempersiapkan ini ? itulah pertanyaan yang setidaknya akan hadir oleh beberapa praktisi ataupun peminat IT, Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:

Sangat cepat di deploy, sehingga cepat berarti instant untuk implementasi.

  • Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.

Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:

  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.

Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud, Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.

Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Lalu apa resikonya ?

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:

  • Service level - Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership - Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Data Mobility - Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?

Untuk sebuah service yang masih tergolong kritis untuk perusahaan anda, saran terbaik adalah menanyakan hal ini se detail detailnya dan mendapatkan semua komitmen dalam keadaan tertulis.

Apa yang dilakukan Smart Company saat ini ?

Ada banyak kesempatan pada organisasi IT khususnya untuk mensosialisasikan cloud service. Banyak organisasi yang mencoba untuk menambahkan firut ini kepada infrastruktur yang mereka miliki sebelumnya untuk mengambil keuntungan dari “cloud bursting“; khususnya jika anda membutuhkan kapasitas ekstra atau ekstra aktifitas, anda dapat memanfaatkan cloud ketimbang melakukan investasi resource secara in-house.

Development/test dan beberapa aktifitas yang mirip juga menjadi tempat yang bagus untuk cloud, memungkinkan anda untuk mengurangi pengeleluaran perkapita dan biaya data center yang terus meingkat dari sisi kecepatan dan uptime.

Sedangkan perusahaan yang tidak segan segan untuk mengimplementasi teknologi cloud untuk data mereka dan menyimpan nya sebagai fasilitas mereka sendiri untuk memastikan kebijakan perusahaan tersimpan dengan baik tentunya akan lebih baik, sehingga memastikan proses komputerasisasi pada cloud sebagai sistem proses yang dibutuhkan akan lebih independen.

Apakah anda siap ?

Jika organisasi anda baru saja mengeksplorasi teknologi cloud ada beberapa cloud service yang sudah cukup mapan dan dapat di pertimbangkan misalnya sebagai e-mail service. Namun untuk masalah sekuriti, dengan mengembangkan internal infrastruktur anda menjadi model cloud akan lebih baik.

Dengan begini role IT kini ikut berperan dalam hal business model yang dibutuhkan untuk perekonomian saat ini. Bagaimana anda meningkatkan kecepatan dan uptime ? dan bagaimana anda dapat men support business operation dengan sedikit dan pengeluaran yang fix?

Langkah awal yang harus anda lakukan adalah mempelajari sistem kontrak dari cloud service. pastikan setiap process menjadi simple, dapat berulang ulang dan menjadi nilai tambah untuk bisnis anda.

Kedua, anda harus mengidentifikasi service apa yang dapat anda manfaatkan di dalam cloud dan mana yang seharusnya bersifat internal. Hal ini sangat penting untuk anda ketahui mengenai system dan service core yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis anda. dan sebaiknya anda mengkategorikan beberapa elemen bisnis anda berdasarkan resiko dari penggunaan cloud service.

Langkah terakhir, anda harus melakukan strategi sourcing untuk mendapatkan biaya yang sangat murah, namun memiliki scalability dan flexibility untuk kebutuhan bisnis anda. Hal ini termasuk pertimbangan akan proteksi data ownership dan mobility, compliance dan beberapa element seperti halnya kontrak IT tradisional.